Jenazah seorang wanita ditemukan di dalam sebuah mobil dinas yang terparkir di lapangan parkir Bandara Juanda, Surabaya. Penemuan jenazah di area parkir bandara tersebut menjadi perhatian pihak berwenang yang langsung menindaklanjuti laporan tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban ditemukan berada di kursi depan sebelah kiri di dalam mobil. Mobil tempat jenazah ditemukan itu disebut dalam keadaan terkunci pada saat penemuan dilakukan.
Setelah penemuan, polisi dengan dibantu oleh Basarnas Surabaya langsung melakukan proses evakuasi terhadap jenazah. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.
Mobil yang menjadi lokasi penemuan jenazah itu diketahui merupakan mobil dinas berpelat merah. Menurut informasi yang beredar, mobil tersebut diduga milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Penggunaan kendaraan dinas dalam peristiwa ini turut menjadi salah satu hal yang ditelusuri dalam penyelidikan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, mobil dinas itu telah masuk ke area parkir Bandara Juanda sejak Sabtu, 20 Juni lalu. Sejak masuk ke area parkir tersebut, mobil itu disebut belum pernah keluar dari lokasi.
Hasil autopsi sementara terhadap jenazah memberikan sejumlah petunjuk penting mengenai penyebab kematian. Tim medis memperkirakan korban telah meninggal sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan. Pemeriksaan luar menemukan selaput lendir bibir atas dan bawah korban berwarna kebiruan serta pelebaran pembuluh darah pada kedua selaput lendir kelopak mata, tanda-tanda yang lazim ditemukan pada kasus kematian akibat mati lemas atau asfiksia. Temuan medis ini memperkuat dugaan bahwa korban tewas secara tidak wajar dan menjadi salah satu dasar penanganan kasus sebagai dugaan pembunuhan.
Dalam perkembangan terbaru, identitas korban telah dipastikan oleh polisi. Jenazah tersebut merupakan seorang wanita berinisial RIS, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, sehingga statusnya sebagai aparatur sipil negara turut terkonfirmasi. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan adanya luka robek di telinga kiri korban yang diduga akibat hantaman benda tumpul, dan kasus ini kini ditangani sebagai dugaan pembunuhan. Polresta Sidoarjo menyatakan tengah memburu pelaku dengan mengumpulkan sejumlah data, termasuk rekaman CCTV yang disebut memuat sosok seorang pria yang diduga terkait. Berdasarkan rekaman kamera pengawas, mobil dinas itu tercatat masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda pada Sabtu sore, dan dari rekaman terlihat hanya seorang pria yang keluar dari mobil, sementara korban tidak tampak keluar. Seusai autopsi, jenazah telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan di kampung halaman korban di wilayah Bangkalan.
