Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama dengan Polres Sarmi berhasil menangkap seorang pria yang diduga menjadi perantara senjata api bagi jaringan kelompok kriminal bersenjata di wilayah Papua Pegunungan. Penangkapan ini menjadi langkah penegakan hukum terbaru terhadap jaringan pasokan senjata yang selama ini menjadi perhatian aparat keamanan di Papua.
Pelaku yang berinisial YK itu diringkus di kawasan pasar sentral Kabupaten Sarmi. Pria berusia 52 tahun tersebut ditangkap pada Sabtu siang, setelah petugas memperoleh informasi yang akurat mengenai keberadaannya. Penangkapan dilakukan secara terukur di lokasi yang ramai tersebut.
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyatakan bahwa penangkapan YK merupakan bagian dari pengembangan jaringan pemasok senjata dan amunisi. Jaringan tersebut disebut memasok kebutuhan persenjataan bagi kelompok kriminal bersenjata yang beroperasi di wilayah Yalimo dan Yahukimo.
Berdasarkan hasil penyidikan, YK diketahui pernah menerima senjata api dari seseorang yang berinisial B di Jayapura. Senjata api yang diterimanya itu kemudian disalurkan kepada kelompok yang dipimpin oleh sosok bernama Simeon Payage, sehingga peran YK dinilai cukup penting dalam rantai pasokan senjata tersebut.
Dalam proses penangkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Barang bukti yang disita di antaranya berupa telepon seluler, kartu ATM, serta sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan aktivitas jaringan pasokan senjata tersebut.
Saat ini, YK masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sarmi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami lebih jauh peran pelaku serta mengungkap struktur jaringan pemasok senjata dan amunisi yang selama ini menyuplai kelompok kriminal bersenjata di wilayah Papua Pegunungan.
