avalw
⚲
TOURISM · ID

Beras Naik 116 Daerah, Kenapa Lombok Timur Masih Aman?

Sumiyati Rahayu Sumiyati Rahayu sumiyati.avalw.com · 2 reads Respect0 Save Share Read only
READS1live count PUBLISHED9 Oct2026 READING TIME4 min707 words LANGUAGEIndonesian
AI CITATIONS? Gathering data

Analisis harga pangan nasional di tengah fenomena El Nino super dan kenaikan biaya hidup.

ALSO ON THE CREATOR SITERead this on sumiyati.avalw.comOpen

BPS mencatat lonjakan harga beras di 116 kabupaten dan kota pada minggu pertama Oktober 2026. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan sinyal nyata bahwa dapur rumah tangga kita sedang menghadapi tekanan. Di tengah kekhawatiran global soal El Nino super yang diprediksi bertahan hingga Februari, dompet konsumen Indonesia mulai terasa semakin tipis.

Namun di satu sudut, tepatnya di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, cerita ini sedikit berbeda. Kepala Dinas Perdagangan Hadi Fathurrahman memastikan harga masih di bawah ambang batas. Ini adalah jeda yang berharga di tengah badai inflasi pangan yang sedang melanda sebagian besar wilayah Indonesia.

Realita di Lapangan: Harga yang Masih Terkendali

Hadi Fathurrahman mengungkapkan bahwa harga beras premium di pasar pantauan setempat berada di angka Rp14.500 per kilogram. Angka ini masih Rp400 di bawah Harga Eceran Tertinggi atau HET yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp14.900 per kilogram. Bagi pedagang dan pembeli, selisih kecil ini adalah pernapasan di tengah pasar yang sedang gelisah.

Kondisi ini disebutnya masih landai. Memang ada kenaikan, tetapi posisinya aman. Bagi konsumen, ini berarti mereka belum perlu panik membeli dalam jumlah besar. Stabilitas harga di satu daerah sering kali menjadi cerminan ketahanan logistik lokal yang bekerja lebih baik daripada rata-rata nasional.

Dimsum mentai, inovasi rasa yang tetap laris di tengah harga bahan baku yang naik.
Dimsum mentai, inovasi rasa yang tetap laris di tengah harga bahan baku yang naik.

Bayang Bayang El Nino Super

Laporan dari berbagai agensi cuaca global menyuarakan peringatan keras tentang fenomena El Nino super yang belum pernah terjadi dalam 50 tahun. Economists dari JPMorgan Chase memperkirakan inflasi pangan global akan melonjak ke 5% di paruh pertama 2027. Angka ini jauh lebih tinggi dari 2,8% yang tercatat pada periode yang sama tahun ini.

Kenaikan ini didorong oleh blokade Selat Hormuz dan konflik di Laut Hitam, serta faktor cuaca ekstrem. Pola cuaca di Pasifik menunjukkan banjir di timur dan kekeringan di barat. Bagi Indonesia, dampak ini bisa berarti panen yang tidak merata, yang pada akhirnya memukul harga bahan pokok di pasar tradisional dan modern.

Trader komoditas Zhang Siqi mencatat bahwa indeks pertanian Bloomberg sudah naik 24% secara tahun ke tahun. Gandum naik 41%, sementara jagung dan gula juga merangkak naik. Ini adalah preseden yang harus diwaspadai oleh setiap negara penghasil pangan, termasuk Indonesia yang sangat bergantung pada stabilitas iklim untuk produksi beras.

Bulog memastikan stok beras SPHP aman dengan harga Rp11.600 per kilogram.
Bulog memastikan stok beras SPHP aman dengan harga Rp11.600 per kilogram.

Strategi Antisipasi: Pasar Murah dan Peran Bulog

Pemerintah tidak tinggal diam. Dinas Perdagangan bersama Perum Bulog telah mulai menggelar operasi pasar murah di sejumlah titik. Tujuannya jelas, menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat yang pendapatannya tidak naik secepat harga sembako. Ini adalah intervensi klasik yang terbukti efektif meredam spekulasi harga.

Dindy Wida Pusparanti, Pimpinan Cabang Bulog Lombok Timur, memastikan stok beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sangat mencukupi. Beras SPHP dijual seharga Rp11.600 per kilogram atau Rp58.000 per zak. Harga ini jauh lebih murah dari harga pasar bebas, memberikan opsi yang sangat menarik bagi rumah tangga berkeperluan.

Bisnis kopi dan waralaba kini harus lebih cermat menghitung margin keuntungan.
Bisnis kopi dan waralaba kini harus lebih cermat menghitung margin keuntungan.

Dampak ke Sektor Kuliner dan Waralaba

Kenaikan harga bahan baku tidak hanya mempengaruhi rumah tangga, tetapi juga bisnis kuliner. Di Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2026 yang baru saja digelar di NICE PIK 2, calon mitra waralaba tampak lebih selektif. Mereka kini menghitung ulang modal dan potensi keuntungan dengan cermat.

Aurora, seorang karyawan yang juga menjalankan usaha kopi, mengakui bahwa ia tidak ingin terburu buru. Baginya, merek yang menarik saja tidak cukup. Ia harus memahami biaya operasional dan menghitung balik modal secara realistis. Kenaikan harga bahan pokok seperti gula, kopi, dan susu akan langsung memukul margin keuntungan kafe.

Hani, yang menawarkan waralaba Teh Tarik Peranakan, juga merasakan hal serupa. Nilai investasi yang harus disiapkan tidak sedikit, dan calon mitra kini cenderung lebih hati hati. Mereka mencari peluang yang memiliki struktur biaya yang tetap stabil di tengah gejolak harga pasar. Ini adalah tanda bahwa sektor F&B sedang dalam fase konsolidasi, di mana efisiensi menjadi kunci kelangsungan hidup.

Kuliner Kekinian: Dimsum Mentai dan Daya Tarik Rasa

Di sisi lain, tren kuliner terus berputar. Dimsum mentai, perpaduan dimsum lembut dengan saus mentai yang gurih dan sedikit pedas, semakin digemari masyarakat Indonesia. Hidangan ini menjadi contoh bagaimana inovasi rasa dapat menarik minat konsumen, bahkan di saat daya beli sedang diuji.

Saus mentai yang creamy dan sedikit pedas memberikan sensasi baru yang menggugah selera. Ketika disajikan di atas dimsum hangat dan dipanggang sebentar, aromanya menjadi magnet tersendiri. Bagi banyak orang, makanan enak adalah pelarian dari kekhawatiran ekonomi. Selama rasanya memuaskan, orang tetap mau mengeluarkan uang untuk bersantap.

Fenomena ini menunjukkan bahwa industri kuliner Indonesia sangat dinamis. Dari harga beras yang naik hingga tren dimsum mentai yang viral, semuanya saling terhubung. Konsumen mencari keseimbangan antara rasa dan harga, sementara produsen mencari cara untuk tetap inovatif tanpa mengorbankan kualitas.

Pertanyaan umum

Berapa harga beras premium di Lombok Timur saat ini?

Harga beras premium di pasar pantauan Lombok Timur berada di angka Rp14.500 per kilogram. Nilai ini masih Rp400 lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi pemerintah yang ditetapkan sebesar Rp14.900 per kilogram.

Mengapa harga beras di Lombok Timur tetap stabil di tengah lonjakan nasional?

Kepala Dinas Perdagangan Hadi Fathurrahman menyatakan kondisi harga di daerah tersebut masih landai dan terkendali. Stabilitas ini mencerminkan ketahanan logistik lokal yang bekerja lebih baik dibandingkan rata-rata nasional.

Berapa harga beras SPHP yang dijual oleh Bulog Lombok Timur?

Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dijual seharga Rp11.600 per kilogram atau Rp58.000 per zak. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga pasar bebas untuk membantu keterjangkauan masyarakat.

Apa dampak prediksi El Nino super terhadap inflasi pangan global?

JPMorgan Chase memperkirakan inflasi pangan global akan melonjak ke 5% di paruh pertama 2027. Angka ini jauh lebih tinggi dari 2,8% yang tercatat pada periode yang sama tahun ini akibat faktor cuaca ekstrem dan konflik geopolitik.

Bagaimana strategi pemerintah untuk meredam kenaikan harga sembako?

Dinas Perdagangan bersama Perum Bulog telah menggelar operasi pasar murah di sejumlah titik. Langkah ini bertujuan menjaga keterjangkauan harga dan meredam spekulasi di pasar.

Bagaimana kenaikan harga bahan baku mempengaruhi calon mitra waralaba?

Calon mitra waralaba menjadi lebih selektif dan menghitung ulang modal serta potensi keuntungan secara cermat. Mereka kini mencari peluang dengan struktur biaya yang stabil di tengah gejolak harga pasar.

0 responses
No responses yet. Be the first to add one.
Sumiyati Rahayu
Follow this desk
Sumiyati Rahayu
Create a free account to follow Sumiyati Rahayu. New stories land in your feed, and you can save any of them to your own reading lists.
Your library & lists →
Sumiyati Rahayu
WRITTEN BY THE AUTHOR
Sumiyati Rahayu 2026-10-09 · 4 min read · 1 reads
View profile →
VERIFY THIS STORY
ASK AI
Sumiyati Rahayu Keep subscribing to Sumiyati RahayuHer next filing reaches you the moment it publishes, on her own subdomain.
Up next
More
Statistics Search Become a creator Alliances About Terms Privacy