Di tengah sorotan pada robot dan teknologi canggih, sebuah revolusi energi berlangsung senyap. Tenaga surya kini menjadi sumber listrik termurah dalam sejarah, dengan penambahan kapasitas terbesar yang pernah tercatat untuk teknologi energi apa pun.
Di tengah hiruk pikuk berita tentang berbagai teknologi canggih seperti robot dan kecerdasan buatan, ada sebuah revolusi teknologi lain yang berlangsung jauh lebih senyap namun dampaknya sungguh luar biasa besar bagi seluruh umat manusia. Revolusi itu terjadi dalam bidang energi, tepatnya pada tenaga surya, yang dalam beberapa tahun terakhir ini telah berkembang dengan kecepatan yang bahkan membuat para ahli yang paling optimistis sekalipun merasa sangat takjub dan terkejut.
Revolusi yang berlangsung di atas atap
Tidak begitu lama berselang, memasang panel surya di atas atap rumah masih sering dianggap sebagai sebuah kemewahan yang sangat mahal dan hanya mampu dijangkau oleh segelintir orang kaya atau para pencinta lingkungan yang sangat idealis saja. Harga seluruh perangkatnya pada waktu itu memang terbilang masih sangat tinggi, sementara jumlah listrik yang mampu dihasilkannya pun masih tergolong cukup terbatas jika dibandingkan dengan biaya besar yang harus dikeluarkan di awal.
Namun keadaan tersebut kini telah berubah secara total dan sangat dramatis hanya dalam kurun waktu yang relatif singkat saja. Berkat kemajuan teknologi yang begitu pesat serta produksi dalam skala yang sangat masif, harga panel surya telah anjlok begitu drastis sehingga kini tenaga surya bukan lagi sekadar sebuah pilihan bagi kalangan tertentu, melainkan telah menjelma menjadi sumber listrik yang paling masuk akal secara ekonomi bagi hampir semua orang di dunia.
Angka pertumbuhan yang memecahkan rekor

Besarnya skala perkembangan tenaga surya ini akan terlihat dengan sangat jelas begitu kita mulai mencermati angka-angka terbaru yang berhasil dikumpulkan oleh berbagai lembaga energi terkemuka di seluruh dunia. Hanya dalam satu tahun saja, yakni sepanjang tahun 2025, dunia berhasil memasang kapasitas tenaga surya yang baru sebesar lebih dari 500 gigawatt, sebuah angka yang merupakan penambahan tahunan terbesar yang pernah tercatat untuk teknologi energi apa pun dalam sejarah.
Dengan adanya tambahan yang begitu masif tersebut, total kapasitas tenaga surya yang kini sudah terpasang di seluruh dunia telah mencapai angka sekitar dua ribu empat ratus gigawatt. Energi dari matahari ini sekarang telah menyumbang hampir sembilan persen dari seluruh pasokan listrik di dunia, sebuah lonjakan yang sungguh sangat tajam jika kita bandingkan dengan porsinya yang dulu hanya sekitar tiga persen saja pada lima tahun yang lalu.
Listrik termurah yang pernah ada
Pendorong utama di balik ledakan pertumbuhan yang luar biasa ini sebenarnya sangatlah sederhana untuk dipahami, yaitu soal harga yang semakin hari terasa semakin murah. Menurut sebuah badan energi internasional yang sangat terkemuka, tenaga surya kini secara resmi telah menjadi sumber listrik termurah yang pernah ada sepanjang sejarah peradaban umat manusia, sebuah pencapaian luar biasa yang beberapa dekade lalu masih terdengar mustahil untuk diwujudkan.
Angka-angka yang tersedia pun sungguh berbicara dengan sangat lantang mengenai hal yang satu ini. Biaya untuk menghasilkan listrik dari tenaga surya dalam skala besar kini telah turun hingga sekitar sembilan puluh persen sejak tahun 2010, menjadikannya jauh lebih murah dibandingkan dengan hampir semua sumber energi konvensional lainnya. Di lokasi-lokasi terbaik yang memiliki sinar matahari melimpah, biayanya bahkan bisa menjadi jauh lebih rendah lagi.
Mengalahkan batu bara dan gas
Kombinasi antara harga yang semakin murah dan pemasangan yang semakin masif ini pada akhirnya telah membawa sebuah konsekuensi yang sungguh bersejarah bagi seluruh dunia energi global. Untuk pertama kalinya, tenaga surya kini telah berhasil menyalip batu bara dan gas alam untuk menjadi teknologi pembangkit listrik dengan kapasitas terpasang yang terbesar di seluruh dunia, mengakhiri dominasi bahan bakar fosil yang telah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun lamanya.
Dominasi tenaga surya ini bahkan terlihat semakin kokoh lagi jika kita melihat pembangkit listrik baru yang dibangun belakangan ini di berbagai belahan dunia. Hampir tiga perempat dari seluruh kapasitas energi terbarukan yang baru ditambahkan di dunia sepanjang tahun lalu ternyata berasal dari tenaga surya, sebuah bukti yang sangat nyata bahwa dunia memang sedang bergerak dengan sangat cepat menuju sebuah era energi yang baru dan jauh lebih bersih.
Negara yang memimpin perlombaan
Tentu saja, laju perkembangan tenaga surya ini tidaklah merata dan ada beberapa negara tertentu yang melaju jauh lebih cepat dibandingkan dengan yang lainnya. Sejauh ini, negara yang paling mendominasi secara mutlak adalah Tiongkok, yang sendirian saja telah memasang kapasitas tenaga surya dalam jumlah yang sungguh raksasa, bahkan jauh melampaui gabungan dari banyak negara besar lainnya di seluruh dunia jika semuanya digabungkan sekaligus menjadi satu.
Di urutan berikutnya kemudian menyusul negara-negara besar lainnya seperti Amerika Serikat dan juga India, yang keduanya saat ini juga sedang gencar memasang panel surya dalam jumlah yang sangat besar setiap tahunnya. Bagi sebuah negara seperti Indonesia yang terletak tepat di garis khatulistiwa dan menerima pancaran sinar matahari yang berlimpah ruah sepanjang tahun, tren global ini jelas membuka sebuah peluang yang teramat besar untuk masa depan.
Masa depan yang cerah
Jika kita mencoba melihat jauh ke arah masa depan, hampir semua ramalan dari para ahli secara konsisten menunjukkan bahwa laju pertumbuhan tenaga surya ini masih akan terus berlanjut dengan sangat kencang untuk waktu yang cukup lama ke depan. Berbagai lembaga energi memperkirakan bahwa dalam beberapa tahun mendatang, porsi tenaga surya dalam pasokan listrik dunia akan terus meningkat secara signifikan, bahkan diperkirakan hampir dua kali lipat sebelum dekade ini benar-benar berakhir.
Pada akhirnya, kisah tentang kebangkitan tenaga surya ini merupakan salah satu cerita yang paling menggembirakan dalam dunia teknologi pada saat ini. Apa yang dulunya hanyalah sebuah mimpi yang terdengar begitu mahal dan sangat sulit untuk dijangkau, kini telah berubah menjadi sebuah kenyataan yang nyata dan terjangkau bagi miliaran orang di seluruh penjuru dunia, serta menjanjikan sebuah masa depan energi yang benar-benar jauh lebih cerah bagi kita semua.
Pertanyaan umum

Keep subscribing to Budi HidayatHer next filing reaches you the moment it publishes, on her own subdomain.
Subscribe
