avalw
⚲
BUSINESS · ID

QRIS Mengubah Cara Kita Membayar: Dari Warung hingga Lintas Negara

Indra Permana Indra Permana indrapermana.avalw.com · 293 reads Respect0 Save Share Read only
READS39live count PUBLISHED23 Sept2026 READING TIME4 min751 words LANGUAGEIndonesian
AI CITATIONS? Gathering data

Pembayaran lewat QRIS tumbuh pesat di Indonesia, dengan puluhan juta pengguna dan merchant UMKM. Kenali perkembangan, manfaat, serta tips aman menggunakannya.

ALSO ON THE CREATOR SITERead this on indrapermana.avalw.comOpen

Dalam beberapa tahun terakhir, cara masyarakat Indonesia bertransaksi telah berubah dengan sangat cepat. Kini, membayar tidak lagi selalu membutuhkan uang tunai atau kartu, cukup dengan memindai sebuah kode di layar ponsel. Fenomena ini tak lepas dari kehadiran QRIS, yang semakin akrab dalam keseharian kita. Dari warung kecil di pinggir jalan hingga gerai besar di pusat perbelanjaan, kode ini kini ada di mana-mana. Artikel ini akan membahas perkembangan QRIS serta manfaatnya bagi kita semua.

Apa itu QRIS

Bagi yang belum begitu familiar, QRIS adalah standar kode QR nasional untuk pembayaran yang ditetapkan di Indonesia. Sederhananya, dengan satu kode QRIS, seorang pelanggan bisa membayar menggunakan berbagai aplikasi dompet digital maupun aplikasi bank yang berbeda-beda. Dengan begitu, para pedagang tidak perlu lagi menyediakan banyak kode dari aplikasi yang berlainan. Cukup satu kode saja, dan hampir semua orang bisa melakukan pembayaran dengan mudah serta cepat.

Pertumbuhan yang pesat

Perkembangan QRIS di Indonesia benar-benar terasa mengesankan. Menurut laporan, sepanjang semester pertama tahun 2026, tercatat sekitar 12,55 miliar transaksi yang dilakukan melalui QRIS. Angka ini disebut tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan yang begitu pesat ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman dan terbiasa menggunakan pembayaran secara digital dalam kehidupan sehari-hari.

Puluhan juta pengguna

Jumlah penggunanya pun terus bertambah dari waktu ke waktu. Menurut laporan, hingga pertengahan tahun 2026, tepatnya sekitar bulan Juni, jumlah pengguna QRIS telah mencapai kurang lebih 66 juta orang. Angka yang sangat besar ini mencerminkan betapa luasnya penerimaan masyarakat terhadap cara pembayaran yang satu ini. Dari kalangan muda hingga mereka yang lebih tua, semakin banyak orang yang menjadikan QRIS sebagai salah satu pilihan utama.

Sahabat para pelaku UMKM

Cukup dengan ponsel di tangan, pembayaran lewat QRIS bisa dilakukan dalam hitungan detik (gambar ilustrasi)
Cukup dengan ponsel di tangan, pembayaran lewat QRIS bisa dilakukan dalam hitungan detik (gambar ilustrasi)

Salah satu hal yang paling menggembirakan adalah manfaat QRIS bagi para pelaku usaha kecil. Menurut laporan, hingga pertengahan tahun 2026, QRIS telah digunakan oleh sekitar 44,86 juta merchant atau penjual, dan sebagian besar di antaranya, yaitu lebih dari sembilan puluh persen, merupakan pelaku UMKM. Ini berarti para pedagang kecil kini bisa menerima pembayaran secara digital dengan mudah, tanpa perlu peralatan yang mahal dan rumit.

Target di akhir 2026

Melihat pertumbuhan yang begitu pesat, Bank Indonesia pun menetapkan target yang cukup ambisius. Menurut laporan, hingga akhir tahun 2026, jumlah merchant QRIS ditargetkan mencapai 47 juta, sementara jumlah penggunanya diharapkan menembus 70 juta orang. Volume transaksinya pun ditargetkan mencapai sekitar 17 miliar sepanjang tahun. Untuk mendukung hal itu, digencarkan pula program perluasan seperti QRIS Jelajah Indonesia agar menjangkau lebih banyak daerah.

Kini bisa dipakai lintas negara

Menariknya, kegunaan QRIS kini tidak lagi terbatas di dalam negeri saja. Menurut laporan, sistem pembayaran QRIS telah terhubung dengan sejumlah negara lain, di antaranya Malaysia, Thailand, Singapura, dan Korea Selatan. Artinya, para wisatawan Indonesia yang berkunjung ke negara-negara tersebut berpotensi dapat membayar dengan cara yang sudah mereka kenal. Sebaliknya, para wisatawan asing pun bisa berbelanja di Indonesia dengan jauh lebih praktis.

Mengapa QRIS begitu digemari

Lalu, apa sebenarnya yang membuat QRIS begitu digemari? Jawabannya terletak pada kepraktisannya. Dengan QRIS, kita tidak perlu repot membawa banyak uang tunai atau memikirkan soal uang kembalian. Cukup buka aplikasi di ponsel, pindai kodenya, masukkan nominal, dan pembayaran pun selesai hanya dalam hitungan detik. Kemudahan seperti inilah yang membuat semakin banyak orang beralih dari pembayaran tunai menuju pembayaran secara digital.

Manfaat bagi kehidupan sehari-hari

Dalam keseharian, kehadiran QRIS terasa sangat membantu banyak orang. Membeli makanan di warung, membayar parkir, berbelanja di pasar, hingga berbagi tagihan bersama teman kini menjadi jauh lebih mudah. Bagi para pedagang, uang hasil penjualan pun bisa langsung masuk ke rekening tanpa harus repot menghitung dan menyimpan uang tunai. Kemudahan ini membuat aktivitas ekonomi berjalan lebih lancar dan efisien bagi semua pihak yang terlibat.

Tetap waspada dan aman

Meski sangat praktis, kita tetap perlu berhati-hati pada saat menggunakannya. Sebelum menyelesaikan pembayaran, biasakan untuk memeriksa terlebih dahulu nama penerima atau merchant yang muncul di layar, dan pastikan semuanya sudah sesuai. Waspadai pula kemungkinan adanya kode QR palsu yang sengaja ditempel oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dengan sedikit kehati-hatian, kita bisa menikmati kemudahan QRIS tanpa perlu khawatir menjadi korban penipuan.

Tips menggunakan QRIS

Ada beberapa tips sederhana agar pengalaman menggunakan QRIS terasa semakin nyaman. Pastikan saldo atau dana di aplikasi Anda mencukupi sebelum mulai bertransaksi. Selalu periksa kembali nominal yang Anda masukkan agar tidak sampai keliru. Setelah pembayaran berhasil, ada baiknya menyimpan bukti transaksinya, setidaknya untuk sementara waktu. Kebiasaan kecil ini akan sangat berguna apabila di kemudian hari ada hal-hal yang perlu diperiksa ulang.

Menuju masyarakat nontunai

Pada akhirnya, pesatnya perkembangan QRIS menunjukkan bahwa Indonesia tengah melangkah menuju masyarakat yang semakin akrab dengan pembayaran nontunai. Teknologi ini tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membuka peluang yang jauh lebih luas bagi para pelaku usaha kecil. Dengan terus membiasakan diri menggunakannya secara bijak dan aman, kita semua bisa turut menikmati manfaat dari kemajuan ekonomi digital di tanah air kita.

0 responses
No responses yet. Be the first to add one.
Indra Permana
Follow this desk
Indra Permana
Create a free account to follow Indra Permana. New stories land in your feed, and you can save any of them to your own reading lists.
Your library & lists →
Indra Permana
WRITTEN BY THE AUTHOR
Indra Permana 2026-09-23 · 4 min read · 39 reads
View profile →
VERIFY THIS STORY
ASK AI
Indra Permana Keep subscribing to Indra PermanaHer next filing reaches you the moment it publishes, on her own subdomain.
Up next
More
Statistics Search Become a creator Alliances About Terms Privacy