TasteAtlas 2026 menempatkan masakan Indonesia di peringkat ke-10 dunia dengan skor 4,48 dan menjadikannya juara Asia Tenggara. Dari sate hingga rendang, inilah kekuatan cita rasa Nusantara.
Kabar membanggakan kembali datang dari dunia kuliner Indonesia. Kekayaan cita rasa Nusantara sekali lagi mendapatkan pengakuan di tingkat internasional, membuktikan bahwa makanan khas Tanah Air mampu berdiri sejajar dengan hidangan-hidangan ternama dari berbagai belahan dunia.
Menurut pemeringkatan yang dirilis oleh TasteAtlas untuk tahun 2026, kuliner Indonesia berhasil menempati peringkat ke-10 sebagai masakan terbaik di dunia, dengan skor rata-rata 4,48 dari nilai sempurna 5. Pencapaian ini sekaligus menjadikan Indonesia sebagai juara di kawasan Asia Tenggara.
Bertahan di papan atas dunia
Di puncak daftar dunia, posisi pertama masih ditempati oleh Italia dengan skor 4,64, disusul oleh Yunani di tempat kedua, dan Peru yang meraih skor 4,54 di posisi ketiga. Kehadiran Indonesia di sepuluh besar menempatkannya dalam jajaran negara-negara dengan tradisi kuliner paling dihormati di dunia.
Meski begitu, peringkat Indonesia tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan catatan, pada 2023 kuliner Indonesia sempat berada di posisi ke-6, kemudian menempati peringkat ke-7 pada 2024 dan 2025, sebelum akhirnya berada di posisi ke-10 pada tahun ini.
Merajai Asia Tenggara

Kendati turun peringkat, Indonesia tetap menjadi yang terdepan di antara negara-negara Asia Tenggara. Di kancah Asia yang lebih luas, sejumlah negara juga masuk dalam jajaran atas, seperti Jepang di peringkat keenam, Turki ketujuh, China kedelapan, serta Vietnam dan Korea yang berada di posisi ke-16 dan ke-19.
Hidangan kebanggaan
Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari beragam hidangan yang menjadi kebanggaan Indonesia. Dalam daftar makanan Indonesia paling terkenal versi TasteAtlas, sate menempati posisi teratas, diikuti oleh sambal, laksa, rendang, dan soto yang sudah sangat akrab di lidah masyarakat dari berbagai daerah.
Deretan hidangan lezat lainnya juga turut melengkapi daftar tersebut, mulai dari bakso, ayam goreng, nasi goreng, hingga gulai. Kekayaan rempah dan keragaman cara memasak dari setiap daerah menjadi kekuatan utama yang membuat kuliner Indonesia begitu istimewa dan sulit ditandingi oleh negara lain.
Bagaimana TasteAtlas menilai
Penilaian yang dilakukan oleh TasteAtlas sendiri didasarkan pada data yang cukup besar. Menurut lembaga tersebut, peringkat ini disusun berdasarkan 590.228 penilaian valid terhadap 16.357 jenis makanan yang tercatat dalam basis data mereka, sehingga hasilnya mencerminkan penilaian dari banyak orang.
Skor rata-rata yang tinggi menunjukkan bahwa hidangan-hidangan Indonesia secara konsisten mendapatkan apresiasi yang baik. Meski metode pemeringkatan semacam ini tidak lepas dari perdebatan, capaian tersebut tetap menjadi bentuk pengakuan yang membanggakan bagi dunia kuliner Nusantara di mata internasional.
Peluang bagi pariwisata dan ekonomi
Pengakuan seperti ini membawa dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar gengsi semata. Reputasi kuliner yang kuat dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, mendorong tumbuhnya wisata gastronomi, dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui makanan kepada para pengunjung dari mancanegara.
Selain itu, popularitas kuliner Nusantara juga membuka peluang bagi para pelaku usaha, mulai dari warung sederhana, pedagang kaki lima, hingga restoran besar. Dengan sorotan yang semakin besar, produk kuliner lokal berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Menjaga warisan rasa
Pada akhirnya, prestasi ini menjadi pengingat betapa berharganya warisan rasa yang dimiliki oleh Indonesia. Tugas berikutnya adalah menjaga dan melestarikan resep-resep tradisional tersebut, agar cita rasa Nusantara tetap lestari dan terus dikenal luas oleh generasi mendatang serta dunia internasional.
Analisis yang solid soal rendang.
Pandangan berimbang soal rendang.
Banyak belajar soal rendang di sini.

Keep following Siti GunawanHer next filing reaches you the moment it publishes, on her own subdomain.
Follow